Showing posts with label Erwin Sagata. Show all posts
Showing posts with label Erwin Sagata. Show all posts

Bungong Jeumpa (Mellyana Manuhutu)

                                                      Audio Download (click on the title) Bungong Jeumpa

An Evening with Nidya Sisters


Setelah bertemu tante-tante Glamendy (Gladys Suwandhi, Mega Selvia dan Nindy Ellesse) kemaren, kini (16 Februari 2011, di Urban Kitchen Senayan City) giliran oma-oma dari trio Nidya Sisters yang sempat ngetop di tahun 70-an. Mba Yayuk, Mba Nuning, minus Mba Didit. Trio bersaudara ini termasuk unik karena punya pangalaman bernyanyi dan manggung lebih banyak di luar negeri daripada di Indonesia, termasuk satu panggung bersama BEE GEES, ABBA dan duo MAC and KATIE KISSOON.


Photo Credits: Erwin Sagata

Sebetulnya nyokap gue yang punya album Nidya Sisters vol. 1 dan 3, dan yang gue tau cuma album Selamat Datang Ceria, yang lagunya ditulis James F. Sundah. BTW, biar gimana pun, di era ini, musisi dan penyanyi bener2 berbakat, dan jenis musik beragam, gak bikin jenuh kaya sekarang. Well, if you can't find the music, to get down and boogie, all you can do is STEP BACK IN TIME!!! Kabarnya mereka mau rilis single baru. Mudah2an bisa segera terealisir.  

Erwin Sagata

Music Review: Hold It Against Me (Single)

Photo Credit: Jive

Artist: Britney Spears
Label: Jive
Release Date: January 11, 2011
Single

Hold It Against Me (HIAM), single pertama dari album ketujuh Britney Spears yang akan rilis di bulan Maret ini. Masih dengan tim lama Max Martin dan Dr. Luke (...Baby One More Time, Oops! …I Did It Again, If U Seek Amy). Seperti hal nya single hits 3, Womanizer, Gimme More, HIAM ini tipikal lagu dance hits dengan lirik seductive "If I said I want your body now/ Would you hold it against me?" serta "You feel like paradise and I need a vacation tonight."

Dengan ramainya tipe musik serupa ini seperti pada lagu We R Who We R (Ke$ha), California Gurls (Katy Perry) dan Poker Face (Lady Gaga), lagu Britney kali ini terasa lebih edgy dan dark dari lagu-lagunya sebelum ini. Dengan beat synth a la Euro Rave Dance tahun 90-an, dentuman bass, dan pola lagu yang tidak predictable, mulai dengan pelan, namun makin keras dan intens di tengah sampai ujung lagu, rasanya lagu ini masih bisa membawa Brit bersaing ditengah gempuran Dance Pop female artists yang muncul belakangan.

Vokal Britney yang masih diberi sedikit efek Auto-Tune, memang masih sering memancing kritik yang meragukan mutu vokal-nya. Hey! Tapi ini dance music. Everybody knows Britney’s voice isn’t so good. But who cares?! Tidak perlu suara semerdu Mariah Carey atau Celine Dion untuk membawakan genre seperti ini, tapi lebih kepada pesona penyanyi dan koreografi tarian di video klip-nya yang membuat orang menyukai artis-artis seperti Ms. Spears.

Lagu ini memang dancefloor friendly, dengan refrain pop yang likeable, terasa mirip dengan formula yang dipakai The Black Eyed Peas di album terakhirnya. Memadukan unsur modern dengan unsur lagu retro yang melodius dan gampang diingat. Suka atau tidak, cewek yang satu ini telah berevolusi seiring waktu selama 12 tahun karirnya, mulai dari Princess of Pop sampai dengan Dance Diva, dan tetap menarik perhatian orang dengan musiknya, walau berita kontroversial kadang lebih dominan. The Queen is back, bit*h!

Erwin Sagata


(MG/230111)

Music Review: Burlesque (OMPS)

Photo Credit: RCA/ Sony BMG International/ De Line Pictures/ Screen Gems

Artists: Cher, Christina Aguilera
Label: RCA/ Sony BMG International
Release Date: November 19, 2010
Tracks: 10


Burlesque adalah film musikal yang ditulis sekaligus disutradarai oleh Steven Antin. Film ini mengisahkan tentang seorang pelayan yang ingin mengejar impiannya di Los Angeles, dibantu oleh wanita pengelola The Burlesque Lounge, tempat ia bekerja. Film ini bertabur bintang, dimana pemeran utamanya adalah Christina Aguilera dan Cher. Ikut serta mengisi peran adalah nominator Oscar Stanley Tucci, penyanyi Country Julianne Hough, bintang televisi Kristen Bell dan Eric Dane. Ada juga Dianna Agron, si cantik Quinn Fabray dari serial Glee. Film ini premiere di akhir November lalu, saat warga Amerika Serikat merayakan Thanksgiving. Di Indonesia, filmnya sudah special premiere di XXI Gandaria City pada 14 Januari 2011, tapi soundtrack-nya sudah dirilis oleh Sony Music Indonesia sejak November 2010 lalu. Album ini diproduseri oleh produser ternama Tricky Stewart, Linda Perry, dan Ron Fair. Meskipun ada penyanyi lain yang ikutan main di film, hanya Christina Aguilera dan Cher yang kebagian bernyanyi untuk soundtrack-nya.

Christina menyanyikan 8 lagu, dan Cher hanya dua lagu. Secara umum, lagu-lagu Christina di album ini lebih enjoyable daripada lagu-lagunya di album Bionic (2010) yang terlalu eksperimental. Album ini lebih seperti kombinasi lagu-lagu Christina di album Stripped (2002) dan Back to Basics (2006). Christina membawakan dengan baik dua remake lagu Etta James (Something’s Got A Hold On Me dan Tough Lover) dan satu remake dari Mae West (But I Am a Good Girl). Sudah bisa dipastikan kalau warna vokal-nya sangat pas dalam menyanyikan lagu-lagu tersebut.

Welcome to Burlesque, satu nomor dari Cher yang bernuansa kabaret, plus suara Contralto-nya yang berat terasa pas dengan lagu ini. Satu lagu lagi yang dinyanyikan Cher, You Haven’t Seen the Last of Me, ciptaan mega-composer Diane Warren, yang sebelumnya telah mengangkat nama Cher di tahun 90-an dengan lagu If I Could Turn Back Time dan Love and Understanding. Dan lagi-lagi, lagu ini dibawakan dengan sangat baik dan pas oleh Cher. Perfect! Lovely ballad with a heart melting soul in it! Salah satu lagu terbaik di album ini. Lagu terbaik lainnya adalah Bound to You yang mungkin nuansa gloomy-nya menyerupai single Christina sebelumnya, You Lost Me. Dan nama yang didapat adalah Sia Furler dan Sam Dixon sebagai co-writer-nya, bersama dengan Christina tentunya. Bagi yang menyukai balada seperti Beautiful dan Hurt, pasti sangat menyukai lagu ini, yang dibawakan Christina dengan kualitas vokal-nya yang masih prima.

Lagu upbeat yang terdengar playful seperti Express, Beautiful People, Show Me How You Burlesque, cukup mengobati kekangenan fans Christina pada tipe lagu dirty pop dance seperti di album Stripped. Terasa begitu easy listening dan familiar. Apakah filmya sendiri akan sebagus dan sesukses Moulin Rouge! (2001), Dreamgirls (2006), atau Chicago (2002)? Ataukah malah jeblok seperti proyek film para diva yang coba-coba akting seperti Crossroads-nya Britney Spears (2002) dan Glitters-nya Mariah Carey (2001), kita masih harus menyaksikannya dulu nanti setelah film ini tayang di Indonesia. Tentunya, konsep 'new school diva meets old school diva' antara Cher dan Christina yang populer dalam dua generasi yang berbeda, menjadi daya tarik sendiri. Kombinasi lagu-lagu baru dan lama, yang disajikan dengan fresh, membuat album soundtrack ini sangat menghibur, meskipun kita belum menonton filmnya. Akhir kata, show the world how we Burlesque!!!!

Erwin Sagata


(MG/220111)

Yamko Rambe Yamko (Re-release)

What are you waiting for?


Photo Credit: Aldi Wirya

Yes, we knew that you guys were so mad about Yamko Rambe Yamko.
This is Mellyana Manuhutu's biggest hit of her career.

Now you can hear by yourself that most-awaited-song. 
Thanks to our dear friend, Erwin Sagata for bringing the legacy album Mellyana to us.
We love you, bro!

So... be ready for Yamko Rambe Yamko!

Tonight, 7 PM. Please click here to watch video: Re-release